Pegunungan tidak hanya menantang para pendaki dan pelari, tetapi juga melahirkan musik yang khas. Dari lembah-lembah Alpen hingga dataran tinggi Skotlandia, alat musik dan cara bernyanyi berkembang mengikuti bentang alam dan kehidupan masyarakatnya.
♪ 1Alphorn dan Yodel di Alpen
Alphorn adalah terompet kayu sangat panjang yang suaranya dapat terdengar jauh di lembah pegunungan. Dahulu digunakan para gembala untuk berkomunikasi dan memanggil ternak. Yodel, teknik vokal dengan perpindahan cepat antara suara dada dan kepala, juga berkembang sebagai cara berkomunikasi antarlereng.
♪ 2Bagpipe di Dataran Tinggi Skotlandia
Bagpipe Skotlandia memiliki suara lantang yang mampu menembus angin dan jarak jauh di dataran tinggi. Selain untuk upacara dan acara militer, bagpipe juga mengiringi tarian dan perayaan masyarakat.
♪ 3Alam Membentuk Musik
Bentang alam yang luas, gema di lembah, dan kebutuhan berkomunikasi jarak jauh memengaruhi alat musik dan teknik vokal masyarakat pegunungan. Lagu-lagu tradisi juga sering bercerita tentang alam, gembala, dan kehidupan desa.
Dalam format trio akustik, melodi-melodi tradisi ini sering diaransemen ulang untuk gitar, biola, dan vokal.
♪ 4Musik untuk Perjalanan
Bagi para pendaki dan pelari gunung, mengenal musik tradisi kawasan yang dikunjungi menambah kedalaman pengalaman perjalanan.